3 Petunjuk Memakai BH Yang Benar

Semua wanita tahu caranya memakai BH atau bra. Sudah sejak masuk masa puber kita mempelajari cara memakainya.

Memakai BH sama seperti kita memakai celana dalam. Semua terjadi otomatis, saat kita berganti baju, tentu saja kita berganti bra dan celana dalam tanpa perlu diajari lagi.

Tapi, tahukah Bunda, karena kita hampir tidak pernah membaca petunjuk penggunaan yang tepat, kita sudah memakai bra dengan cara yang salah selama ini?

Setelah membaca instruksi penggunaan bra yang tepat, saya menyadari bahwa ternyata selama ini saya memakai BH dengan cara yang salah.

Menurut ahli pakaian dalam, hampir 80% wanita memakai BH dengan cara yang salah dan ukuran yang tidak tepat SETIAP HARI, dan bahkan mereka tidak tahu kesalahannya!  Mari coba kita buktikan sendiri.

3 Cara memakai BH yang tepat

Cara memakai bra yang tepat ini diajarkan oleh ThirdLove dan didukung oleh ahli pakaian dalam. Begini caranya.


1. Pengait bra


Sumber: Buy Designer Fashion
Seringkali kita memakai bra dengan mengaitkan di pengait paling kencang atau yang di tengah, bukan? Ternyata cara itu salah!

Bunda harus memakai bra dengan mengaitkannya di kaitan paling luar atau paling longgar. Menurut pakar dari Town Shop, bahan bra sangat elastis sehingga bila Bunda mengaitkan di pengait yang paling awal atau longgar, maka akan mencegah bra cepat rusak.

Malahan, bra yang Bunda kenakan tidak boleh terlalu ketat atau naik ke atas hingga menekan lemak tubuh Bunda.

2. Ukuran cup


Setelah dada masuk dalam cup, tarik dada agar memenuhi cup. Cara paling efektif untuk mengetahui apakah ukuran cup yang Bunda gunakan sudah tepat atau belum adalah dengan mengenakan kaos katun yang ketat.

Dengan demikian Bunda bisa melihat bagaimana bra yang Anda kenakan selama ini. Ukuran bra yang tepat akan terlihat sempurna saat mengenakan kaos, tanpa harus menonjolkan bentuk BH.

Berikut tanda-tanda yang perlu Bunda perhatikan:

BH tidak terlalu dipenuhi oleh payudara Anda. Jika terlalu penuh, gantilah ukuran bra!
Cup bra tidak boleh kendor (mungkin karena Bunda sering memakainya berulang kali!). Kalau sudah terlalu kendor, saatnya mengganti yang baru.
Bila cup bra terlalu longgar, Bunda harus menurunkan satu ukuran lebih kecil.
3. Tali bra


Tali BH harus disesuaikan setelah Bunda memakai bra. Tali harus elastis dan tidak boleh terlalu ketat untuk menyokong dada.

Faktanya, tali BH tidak boleh meninggalkan jejak merah di kulit bahu Bunda. Jika berbekas, Bunda harus mengganti ukuran BH karena bra tersebut tak mampu menopang berat payudara Anda.

Namun tali bra juga sebaiknya tidak boleh sampai terjatuh atau copot. Jika ini sering terjadi, Bunda harus mengencangkan tali bra atau mengganti ukuran bra jadi lebih kecil.

Kabar buruknya kita mungkin selama ini telah memakai BH dengan cara yang salah. Tapi kabar baiknya, banyak perempuan di luar sana juga melakukan kesalahan yang sama.

Informasi seperti ini tidak pernah kita ketahui sebelumnya! Jadi, bagikan artikel ini pada para perempuan agar mereka juga memahami cara memakai BH dengan benar.

Semoga bermanfaat.